Cipir Bukan Cibir-an

Bentuknya kecil, menyerupai pernik-pernik tasbeh yang seukuran kalong para ustad di arab sana. Buka ukuran kalung para biksu ya. Inget tasbeh biksu besarnya nyampe kayak buah kelengkeng…...hehe...
namanya juga ngayal sah-sah saja banding-bandingin..
jangan protes dong....

Ini buah cipir…tapi inget (p) jangan di ubah jadi (b) tar nyebutnya jadi cibir..maknanya lain lo…cibir itu kan semacam kegiatan gosif, suka membicarakan orang lain,,pokoknya pemaknaan negatif dah…

Cipir..ya, semacem sayur-sayuran yang biji-bijian juga enak.
Awalnya sih gini, saya coba masuk kepasar pas dirumah lombok timur karena disuruh cari toko bu’tek tempat kakak saya ambil barang dagangan. Eh, ternyata sebelum nyampe di toko..tanpa sengaja saya liat kerumunan ibu-ibu saling tawar menawar harga. Yang dikerumuni itu buah cipir tersebut.
Pikiran cuek ku semakin mendesak..ke sana aja coba ngendus-endus persoalannya…wah gila, cipir-cipir itu seger-seger..apa lagi bijinya-bijinya montok-montok.

Saya dengar aja tarik ulur harga yang dilempar ke tengah kerumunan ibu-ibu itu. Penjual hargai 50.000 untuk ukuran satu bakul itu… ada yang nawar 35.000 ada yang 40.000. penjual itu bertahan pada harga yang dilempar tetap 50.000. saya hanya tertawa kecil. Lakon intraksi sosial pasar yang mantap. Karena, tawar-menawar harga itu semakin membuka ruang untuk saling beradu komunikasi dengan candaan, rayuan dan terbuka..apa adanya diungkapkan begitu saja.

Saya tanya inaq herne dia menyebut namanya (penjual cipir itu). Kok bisa bibik tidak mau turunkan harga…ia menjawab enteng..memang segitu nak karena ini kan sayurannya masih seger dan baru saya ambil dari pemilik sawahnya dengan harga segitu, paling upah kita sebagai ganti ongkos cidomo ya paling 2.000 atau 3.000 lah.

Lalu dalam benak saya berfikir kalau kita sepekulasi dalam bisnis buah cipir ini sangat menarik. Coba resikonya dapat dipastikan tidak ada….namun manfaatnya banyak…untuk baut persedian sayuran untuk nyahur puasa menarik kayaknya..hee…..”ini bukan promosi paksaan lo”…..liat aja di keranjangusahamuda.blogspot.com kalau tidak percaya..hee.baru ini promosi…

By.Julaedi Akbar
Share this article :
 

Post a Comment

 
Support : Rekam Jejak | | Julaedi Akbar
Copyright © 2011. Rekam Jejak - All Rights Reserved
Kontak Published by 081936754808
Proudly powered by Blogger